Tingkatkan Kesadaran Digital, Mahasiswa Sains Data Telkom University Gelar Seminar Literasi Digital di SMKN 4 Bandung

Tingkatkan Kesadaran Digital, Mahasiswa Sains Data Telkom University Gelar Seminar Literasi Digital di SMKN 4 Bandung

Bandung, 25 November 2025 — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), ancaman kejahatan siber terhadap generasi muda semakin nyata. Merespons hal tersebut, Tim Sains Data untuk Masyarakat (SDuM 06) yang terdiri dari Mahasiswa Program Studi S1 Sains Data, Fakultas Informatika, Universitas Telkom melaksanakan kegiatan Sains Data untuk Masyarakat (SDuM) berupa Seminar Interaktif bertajuk Literasi Digital dan Keamanan Data” di SMK Negeri 4 Bandung pada Kamis (27/11). 

Kegiatan ini menyasar siswa kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dibimbing oleh Ibu Dr. Imelda Atastina, S.Si., M.T., tim mahasiswa yang diketuai oleh Farand Diy Dat Mahazalfaa bersama anggota tim Harry Azhari Niode, Safwan Hasbi Asfahani, dan Haekhal M Syaed hadir untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga jejak digital dan keamanan data pribadi.

Pentingnya Cyber Hygiene bagi Gen-Z

Dalam pemaparannya, Tim SDuM 06 menyoroti bahwa siswa SMK jurusan teknologi sering kali menjadi target maupun celah keamanan siber jika tidak memiliki literasi yang cukup. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai Digital Footprint (jejak digital), praktik Cyber Hygiene (kebersihan siber seperti manajemen password dan autentikasi dua faktor), serta aspek hukum digital melalui UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Kami ingin memastikan bahwa teman-teman di SMKN 4 Bandung tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga memahami betul mengenai literasi digital dan kesadaran etika serta hukum saat berselancar di dunia maya,” ujar Farand, Ketua Tim SDuM 06.

Materi Komprehensif dengan Metode Ajar yang Interaktif

Dalam pelaksanaanya, materi yang disampaikan meliputi pengenalan tentang data, jejak digital, cyber hygiene, bahaya oversharing, strategi perlindungan data pribadi, pengamanan akun media sosial, serta pengenalan ancaman siber seperti phishing, scam, cyberbullying, dan manipulasi informasi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence.)

Agar materi mudah dipahami, penyampaian dilakukan secara interaktif melalui diskusi dua arah, bedah studi kasus nyata, dan kuis digital. Metode ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa selama acara berlangsung.

Peningkatan Pemahaman Siswa terkait Literasi Digital dan Keamanan Data

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim pelaksana melakukan pre-test dan post-test kepada peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pemahaman siswa dari 6,61 menjadi 7,74, atau mengalami kenaikan sebesar 17% setelah mengikuti seminar. 

Selain peningkatan nilai akademik, mayoritas peserta menyatakan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi yang mereka hadapi sehari-hari sebagai pengguna aktif media digital.

Distribusi Handbook sebagai Luaran Berkelanjutan

Sebagai luaran kegiatan, tim SDuM menghasilkan modul literasi digital, poster edukatif, serta video dokumentasi kegiatan yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran lanjutan. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Negeri 4 Bandung dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital serta menjadi bukti bahwa literasi digital dan keamanan data dapat dikenalkan kepada siswa sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *