
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL: INSTAGRAM, TIKTOK, DAN WHATSAPP BUSINESS BAGI IBU-IBU PKK DESA CIHEULANG
Kelompok mahasiswa dari Program Studi S1 Sains Data, Fakultas Informatika, Universitas Telkom telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pelatihan Pemasaran Digital melalui Media Sosial: Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business” bagi ibu-ibu PKK Desa Ciheulang pada hari Selasa, 25 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemasaran bagi pelaku usaha mikro berskala rumah tangga di tingkat desa.
Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Ciheulang ini dipimpin oleh Nazhif Tahta’ Aunillah sebagai ketua tim, di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Warih Maharani, S.T., M.T.. Tim ini juga beranggotakan Muflih Rafif Ibrahim, Muhammad Habibie, Chavanraja Raynor Ma’mur, dan Aaliyah Afida Tzurraya.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi pelaku usaha di Desa Ciheulang yang sebagian besar masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut, sehingga jangkauan pasar produk lokal seperti makanan olahan dan kerajinan tangan menjadi terbatas. Minimnya pengetahuan mengenai strategi konten dan pengelolaan akun bisnis digital menjadi tantangan utama yang ingin dijawab melalui pelatihan ini.
Dalam sesi penyampaian materi, peserta diperkenalkan dengan tiga platform utama yang strategis untuk bisnis, yaitu WhatsApp Business, Instagram, dan TikTok. Ibu-ibu PKK diajarkan cara membuat akun bisnis profesional, mengatur profil usaha, hingga menyusun katalog digital yang rapi. Selain itu, mereka juga dibekali materi mengenai strategi branding, penggunaan caption yang persuasif, serta pemanfaatan fitur-fitur seperti Instagram Reels dan TikTok videos untuk menarik audiens yang lebih luas.
Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan participatory training atau praktik langsung (hands-on training) menggunakan smartphone masing-masing. Para peserta didampingi secara personal dalam mencoba fitur-fitur aplikasi, mulai dari teknik pengambilan foto produk sederhana hingga penggunaan fitur broadcast dan balasan otomatis pada WhatsApp Business untuk pelayanan pelanggan yang lebih efisien.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil evaluasi, 100% peserta menyatakan sangat yakin akan menerapkan materi pelatihan dalam usaha mereka ke depannya. Mayoritas peserta (71,4%) bahkan berencana untuk segera mengoptimalkan WhatsApp Business sebagai media utama dalam promosi produk mereka. Beberapa peserta juga menyampaikan harapan agar pelatihan serupa dapat dilanjutkan di masa depan dengan materi teknologi yang lebih mendalam.
Melalui inisiatif ini, diharapkan ibu-ibu PKK Desa Ciheulang dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan mampu memperluas jangkauan pasar secara mandiri guna meningkatkan kesejahteraan keluarga serta ekonomi desa secara berkelanjutan.